BAHAYA ROKOK : Dampak Buruk dan Cara Berhenti #1

By | 7 September 2019
Bahaya Rokok Dampak Buruk dan Cara Berhenti
0 Shares

Tentu saja hampir semua orang tahu apa saja dampak buruk dari kebiasaan merokok, dari kanker, gangguan fungsi paru, hingga masalah jantung. Namun, nyatanya masih ada banyak dampak yang ditimbulkan dari rokok selain tiga hal tersebut. Apa saja ya?

Dampak buruk rokok yang jarang diketahui :

Ternyata, rokok bisa menimbulkan dampak buruk pada seluruh organ tubuh, tak hanya paru dan jantung saja. Nah, mari kita simak apa saja bahaya merokok yang jarang diketahui oleh orang awam.

Disfungsi ereksi

Bahaya merokok yang pertama adalah disfunsi ereksi, Sebuah studi dari Tulane University menemukan dampak negatif rokok yang nyatanya bisa menggangu kehidupan seksual Anda dan pasangan. Para peneliti menemukan bahwa semakin banyak rokok yang diisap, maka semakin besar peluang pria alami disfungsi ereksi.

Usut punya usut, nikotin dalam rokok berperan sebagai vasokonstriktor, yaitu dapat mengurangi aliran darah untuk mempertahankan durasi ereksi. Oleh karena itu, pria yang merokok sangat berisiko alami impotensi atau disfungsi ereksi.

Gejala PMS

Bahaya rokok yang kedua adalah gejala pms, Bagi para wanita yang merokok, kemungkinan mengalami gejala pms yang lebih parah sangat besar. Seperti yang dikutip dari American College of Obstetricians and Gynecologists, 50% perokok wanita mengalami kram perut menjelang masa menstruasinya. Diketahui bahwa kondisi tersebut bisa berlangsung selama 2 hari bahkan lebih.

Tak hanya kram perut, rokok juga bisa menimbulkan dampak lainnya pada wanita yang sedang PMS:

  • Punggung sakit
  • Perut kembung
  • Payudara terasa nyeri
  • Muncul jerawat
  • Hal tersebut disebabkan bahaya dari merokok bisa mengubah kadar hormon wanita dan mengurangi vitamin D yang ada pada tubuh, sehingga gejala tersebut semakin parah.

Gangguan penglihatan

Bahaya rokok yang ketiga adalah gangguan penglihatan, Para perokok mempunyai peluang terkena katarak dua sampai tiga kali lebih besar dibandingkan mereka yang tidak merokok. Sebuah penelitian dari Rutgers University menemukan bahwa para peserta yang merupakan perokok aktif ternyata mengalami masalah penglihatan. Mereka kesulitan membedakan gradasi dari berbagai warna.

Selain itu, dampak rokok juga bisa berujung pada kebutaan akibat degenerasi makula terkait usia. Penyakit ini menyerang bagian retina dan sering dialami oleh orang berusia di atas 55 tahun. Mengapa bisa terjadi?

Zat radikal bebas yang ada pada rokok memicu gangguan aliran darah dalam tubuh, salah satunya yang menuju retina mata. Nah, di dalam retina mata tersebut terdapat sel makula yang bisa menurunkan fungsi utama indra penglihatan dan mengakibatkan kerusakan. Makanya, dampak rokok bisa sangat bersifat negatif hingga mampu membuat kita buta.

Inkontinensia

Bahaya rokok yang ke empat adalah inkontinensia, Jika Anda saat ini cenderung lebih susah menahan kencing, bisa jadi itu karena kebiasaan merokok Anda. Ya, dampak negatif dari rokok yang jarang diketahui lainnya adalah inkonteinensia urin, alias tidak bisa menahan keinginan kencing.

Berdasarkan penelitian pada 2000 wanita Finlandia menemukan bahwa mereka yang merokok ternyata 3 kali lebih sering buang air kecil dibanding perokok pasif. Rasa ingin buang air kecil ini disebabkan karena otot kandung kemih tidak bekerja dengan baik, sehingga urin keluar begitu saja.

Kanker jenis lainnya

Bahaya rokok yang ke lima adalah kanker, Kanker yang sering dikaitkan dengan dampak rokok adalah kanker paru-paru. Namun, Anda seharusnya menyadari bahwa terdapat bahaya kanker lainnya yang mengintai Anda akibat kebiasaan merokok.

Para peneliti dari American Cancer Society telah mencatat, setidaknya terdapat 12 jenis kanker yang berbeda yang dihasilkan oleh rokok.

  • Kanker hati
  • Kanker usus
  • Kanker mulut
  • Kanker perut
  • Kanker kulit
  • Penyakit ginjal
  • Kanker serviks
  • Leukemia myleoid akut

Infertilitas

Masaah kesuburan bisa menyerang pria dan wanita yang merokok. Rokok bisa merusak kualitas sperma dan sistem reproduksi wanita. Selain itu, wanita yang merokok berisiko tidak ovulasi layaknya wanita normal.

Walaupun masih bisa terjadi kehamilan, risiko keguguran dan bayi lahir mati masih tetap ada. Oleh karena itu, pada masa kehamilan usahakan untuk berhenti merokok demi calon buah hati Anda.

Memiliki dampak buruk selama masa kehamilan

Jika Anda hamil, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok dari sekarang. Bahaya rokok ternyata sangat berpengaruh terhadap kehamilan Anda, terutama janin yang sedang dikandung.

Hal tersebut dikarenakan karbon monoksida sangat mudah diserap oleh jaringan janin dan nikotin yang melewati sawar darah plasenta mengakibatkan peningkatan denyut jantung janin.

Menurut ACOG, ibu hamil yang merokok mempunyai resiko keguguran sebesar 39% dan masalah lainnya. Mulai dari lepasnya plasenta dari dinding rahim, plasenta menutupi jalan lahir, hingga bayi lahir mati.

Selain itu, rokok juga membuat peluang bayi Anda lahir dengan berat badan yang rendah. Tidak menutup kemungkinan bahwa perokok dari golongan ibu menyusui juga sama berbahayanya. ASI yang diminum oleh bayi mengandung nikotin dan terpapar asap tembakau memiliki risiko 3 kali lebih besar meninggal akibat sindrom kematian bayi mendadak.

Setelah Anda mengetahui berbagai dampak rokok yang ditimbulkan, apakah Anda masih mau menghisap zat-zat berbahaya yang nantinya merusak tubuh Anda? Mulailah untuk mempertimbangkan apakah bahaya merokok yang ditimbulkan sepadan dengan ketidakmampuan untuk berhenti.

Lantas Bagaimana Cara Untuk Berhenti Merokok?

cara berhenti merokok
cara berhenti merokok

Berhenti merokok berarti memberi diri kesempatan untuk hidup lebih sehat dan lebih lama. Jika Anda berniat menghentikan kebiasaan buruk ini, tapi masih belum berhasil dengan satu cara, jangan cemas. Masih banyak jalan lain yang dapat dicoba untuk sukses menjalankan cara berhenti merokok.

Kegagalan untuk berhenti merokok tidak menjadikan Anda selamanya terbelenggu oleh rokok. Bisa jadi keberhasilan cara berhenti merokok diraih dengan memadukan beberapa cara sekaligus. Hal penting yang perlu diingat, berhenti merokok adalah proses yang perlu dijalani secara bertahap dan membutuhkan tekad, komitmen, dan kesabaran.

Mengelola Stres

Stres bisa menjadi salah satu alasan seseorang memilih untuk merokok. Setelah merokok, seseorang merasa rileks. Cobalah beberapa cara untuk meredakan ketegangan, seperti mendengarkan musik, pijat, atau yoga. Selain itu, di awal masa percobaan untuk berhenti, sebisa mungkin hindari situasi yang mendatangkan stres.

Hindari Pemicu

Sedapat mungkin hindari faktor atau kebiasaan yang dapat membuat Anda kembali merokok, seperti berkumpul dengan sesama perokok, minum kopi, atau minum minuman keras. Jika terbiasa merokok setelah makan, Anda bisa mencari cara lain sebagai pengganti, seperti mengunyah permen karet atau menggosok gigi.

Terapi Penggantian Nikotin (Nicotine-Replacement Therapy / NRT)

Berhentinya asupan nikotin umumnya membuat seorang perokok merasa frustrasi sehingga sering membuat mereka gagal berhenti merokok. Terapi penggantian nikotin dapat membantu meringankan rasa frustrasi atau gejala putus obat tersebut.

NRT sebagai salah satu cara berhenti merokok bekerja dengan melepaskan nikotin dalam kadar rendah secara terus-menerus ke pembuluh darah. Unsur nikotin yang digunakan tidak mengandung tar, karbon monoksida, dan bahan kimia berbahaya lain seperti yang terdapat di dalam rokok. Prosedur ini membantu mengurangi hasrat tubuh untuk kembali merokok saat tubuh mulai merasakan hilangnya asupan nikotin. Media NRT beragam, seperti permen karet, plester yang ditempelkan pada kulit, atau tablet, atau bisa dengan cara disemprotkan ke mulut atau hidung.

Libatkan Keluarga dan Teman Dekat

Beri tahu kerabat dan lingkaran pertemanan dekat bahwa Anda sedang dalam proses berhenti merokok. Dukungan orang lain dapat begitu berperan dalam membantu Anda berhenti merokok. Mereka yang akan mengingatkan dan membantu menjaga situasi menjadi lebih kondusif sehingga tujuan lebih mudah tercapai.

Terapi Perilaku

Cara berhenti merokok melalui terapi perilaku adalah bentuk konseling yang membantu Anda untuk fokus pada strategi berhenti merokok. Terapi ini dilakukan dengan bicara pada konselor dalam sesi psikoterapi, namun bisa juga dalam sesi per kelompok. Untuk memaksimalkan keberhasilan, terapi ini dapat dipadukan dengan terapi penggantian nikotin dan atau obat-obatan. Terapi perilaku ini tidak hanya dapat dilakukan sebagai cara berhenti merokok, namun juga untuk membantu mengatasi masalah kesehatan mental dan perilaku seperti stres atau depresi.

Membersihkan Rumah

Bersihkan rumah dari aroma rokok dan segala hal yang dapat mendukung Anda merokok dalam jumlah banyak. Cuci pakaian, sprai, karpet, atau tirai yang mengandung aroma rokok. Gunakan pengharum ruangan untuk membantu menghilangkan bau asap rokok.
Olahraga
Olahraga dapat membantu mengurangi dan mengalihkan hasrat akan nikotin. Begitu ingin merokok, kenakan sepatu olahraga Anda dan mulailah lakukan aktivitas olahraga, seperti lari, sekadar jalan kaki, atau berenang. Bergabung ke dalam klub kebugaran yang berisi orang-orang yang hidup sehat juga dapat banyak membantu.

Pola Makan Sehat

Cara berhenti merokok dengan mengonsumsi pola makan sehat adalah hal yang tak kalah penting. Selama masih terbiasa merokok, beberapa orang merasa kurang berselara makan karena efek nikotin dan rokok terhadap indera perasa. Saat berhenti merokok, menjalani pola makan sehat bisa menjadi langkah untuk memberi nutrisi tubuh serta sebagai pengingat untuk menjalani gaya hidup sehat.

Pikirkan Keuntungannya

Ada banyak manfaat yang bisa diambil dari berhenti merokok, seperti:
Tubuh yang lebih sehat. Berhenti merokok berarti menurunkan tekanan darah, menurunkan tingkat risiko serangan jantung, stroke, dan kanker.
Adanya dana lebih yang tadinya digunakan untuk membeli rokok.
Hilangnya bau mulut tidak sedap akibat rokok.
Kulit yang lebih cerah dan bersih.
Keluarga termasuk anak-anak di sekitar Anda terhindar dari bahaya merokok secara pasif.
Semangati diri sendiri dengan mengingat manfaat-manfaat di atas.

Hipnosis

Cara berhenti merokok melalui hipnosis dipercaya dapat mengubah perilaku. Saat dihipnosis, Anda merasa bisa lebih rileks, mampu berkonsentrasi, dan mau mendengarkan saran untuk berhenti merokok.
Oleh karena praktiknya yang berbeda-beda, cara berhenti merokok yang satu ini sulit diteliti efektivitasnya. Namun sebagian orang mengaku telah merasakan manfaatnya. Jika ingin mencoba, dokter Anda mungkin dapat merekomendasikan seorang terapis hipnosis profesional.

Akupuntur

Penggunaan akupunktur sebagai cara berhenti merokok biasa diterapkan pada bagian telinga. Meski terapi alternatif ini belum terbukti efektif secara ilmiah, namun tidak ada salahnya mencobanya sesuai instruksi seorang terapis berlisensi.

Obat-obatan

Jika cara berhenti merokok di atas belum berhasil, Anda dapat menempuh langkah medis. Dokter dapat meresepkan obat-obatan yang dapat membantu mengurangi hasrat untuk merokok dengan cara memengaruhi proses kimia di otak. Obat ini juga membuat merokok menjadi tidak lagi memuaskan. Tersedia juga obat yang dapat membantu meredakan efek kecanduan nikotin, seperti depresi dan ketidakmampuan berkonsentrasi.

Terus Berusaha

Berulang kali gagal berhenti merokok adalah kondisi yang umum terjadi. Gagal sekali bukan berarti Anda tidak mungkin berhasil lepas dari rokok. Banyak orang yang akhirnya baru dapat berhenti selamanya setelah mencoba beberapa kali.

Jika berhenti seketika terasa sulit, mulailah perlahan-lahan. Sebagai langkah awal, Anda bisa mengurangi frekuensi dan jumlah rokok yang diisap per hari sebagai cara berhenti merokok. Tetapkan target mingguan hingga akhirnya benar-benar bisa terbebas dari efek rokok yang adiktif. Apabila perlu, Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut agar cara berhenti merokok Anda lebih efektif.

Tinggalkan Balasan