Persepsi Google Translate Dalam Dunia Pendidikan

By | 10 September 2019
Persepsi Google Translate Dalam Dunia Pendidikan
1 Shares

Persepsi Google Translate Dalam Dunia Pendidikan

Persepsi Google Translate Dalam Dunia Pendidikan – Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi juga membawa dampak pada dunia pendidikan, baik dampak posotif maupun dampak negatif.

Salah satu dampak positif misalnya adalah dampak yang medatangkan kemudahan dalam belajar dan aktifitas lainnya yang berhubungan dengan pendidikan.

Pengaruh Google Translate Dalam Dunia Pendidikan

Seperti halnya kehadiran smartphone, benda ini, dengan segala layanan yang ada didalamnya mendatangkan banyak kemudahan yang membantu dalam proses belajar.

Sekarang ini, bisa dipastikan bahwa hampir setiap orang sudah tidak asing lagi menggunakan smartphone untuk membantu mereka dalam belajar atau mengerjakan tugas.

Smartphone sering digunakan untuk browsing, mencari berbagai materi yang diperlukan.

Selain itu, smartphone juga digunakan untuk menerjemah kata kata bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dengan menggunakan aplikasi google translate maupun melalui situs web yang ada pada smartphone.

Sepeti halnya dengan mahasiswa pendidikan Bahasa Inggris, tentun tidak akan lepas dari materi perkuliahan berbahasa Inggris.

Hampir semua mata kuliah memakai buku atau materi berbahasa Inggris.

Sebagai upaya untuk memahami materi tersebut maka pada umumnya mahasiswa berusaha menerjemahkan materi tersebut kedalam Bahasa Indonesia. Google translate menjadi salah satu pilihannya.

Kelebihan Kekurangan Google Translate Digunakan Dalam Dunia Pendidikan

Google translate atau google terjemahan adalah layanan yang disediakan oleh google Incorporation untuk menerjemahkan teks atau halaman web dalam suatu bahasa ke bahasa lainnya.

Sebagai sebuah service, google translate dibuat untuk membantu dalam menerjemah.

Google translate mampu menerjemahkan kosa kata dengan cepat. Banyak kata yang sebelumnya tidak ditemukan dalam kamus maknanya dapat ditemukan pada google translate.cdia juga memungkinkan penggunanya untuk menerjemah ke berbagai bahasa.

Jadi, dengan adanya aplikasi ini, sebenarnya mahasiswa bisa lebih berhemat karena tidak perlu membeli kamus untuk menerjemah ke suatu bahasa. Selain untuk menerjemah sebagai fungsi utamanya, google translate juga memungkinkan penggunanya untuk belajar pengucapan atau pronunciation.

Ini merupakan kelebihan yang sangat menguntungkan penggunanya jika dibandingan dengan menggunakan kamus.

Google translate juga mempunyai kelemahan. Sistem yang ada padanya membuat google translate menerjemah kata perkata tanpa mempertimbangkan struktur kata sehingga hasil terjemahan dari suatu kalimat memiliki arti yang jauh berbeda dibanding cdengan pengertian aslinya.

Dengan kata lain, google translate menerjemah kosa kata jadi sangat memungkinkan terjadi kesalahan jika yang diterjemahkan berupa kalimat apalagi teks.

Walaupun hasil terjemahan menggunakan google translate dapat memberi gambaran umum tentang teks tetapi tidak bisa memberikan terjemahan secara akurat.

Misalnya, untuk menerjemahkan frase online course maka hasil terjemahan dari google translate adalah tentunya dengan cara online.

Hal ini jauh sekali dengan maksud kalimat secara jika diterjemahkan secara keseluruhan how many times do you join online course and complete it?.

Frase online course yang dimaksud pada kalimat tersebut adalah rangkaian pelajaran atau kursus yang dilakukan yang bersifat online, bukan ‘tentunya’.

Artinya, hasil terjemahan tidak memberikan informasi yang tepat.

Persepsi Google Translate Dalam Dunia Pedidikan

Namun demikian, berdasarkan survei pendahuluan, banyak mahasiswa yang mengandalkan google translate untuk menerjemah materi berbahasa inggris untuk memahami materi.

Berdasarkan pengalaman, bahwa hasil terjemahan dari google translate untuk sebuah kalimat tidaklah selalu tepat dengan apa yang dikehendaki oleh teks dan konteks aslinya dimana kalimat itu ada.

Hal ini mereka ketahui dari hasil pengalaman mereka sendiri ketika materi yang mereka pahami sedang dibahas di kelas.

Berdasarkan kondisi tersebut, perlu mengkaji bagaimana sebenarnya persepsi dunia pendidikan terhadap google translate sebagai media untuk menerjemahkan materi berbahasa Inggris.

Google translate pada dasarnya bisa digunakan tidak hanya untuk menerjemahkan saja.

Saran Penggunaan Google Translate Dalam Dunia Pendidikan

Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk belajar bunyi atau pengucapan. Bagi mahasiswa program studi pendidikan bahasa Inggris, google translate paling sering digunakan untuk membantu proses menerjemah dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

Mereka tidak perlu membuka kamus manual yang lebih memakan waktu jika dibandingkan dengan menggunakan google translate.

Namun demikian mahasiswa harus memahami sistem kerja google translate; yaitu menerjemah kata perkata, agar mereka bisa mengatasi kelemahannya dan menghasilkan terjemahan yang akurat.

Mereka harus mengoreksi hasil terjemahan dengan memperhatikan tata bahasa dan pilihan kata serta berbagai pertimbangan lainnya seperti tata bahasa,idiom dan slang.

Jadi, penggunaan google translate harus diikuti dengan penguasaan tata bahasa serta pengetahuan terhadap konteks dari teks yang diterjemahkan.

Dengan mempertimbangkan hasil ini, penggunaan google translate bersifat positif, maka untuk penelitian yang selanjutkan, disarankan untuk bisa menganalisis secara mendalam mengenai hasi terjemahan dengan menggunakan google translate yang dilakukan oleh mahasiswa.

Hal ini untuk memberikan feedback dan pertimbangan mengenai persepsi itu sendiri.

Tinggalkan Balasan